Eratosthenes, Orang Pertama Yang Mengukur Ukuran Bumi

Berapakah liku bentala? misal kita mempersunting persoalan itu ke kaumcerdikcendekia masa maju, menakhlikkan ahli menurut simpel menjawabnya. memiliki beragam barang beradab dan cerewet yang cakap diimplementasikan bagi membenarkan berapa cermatnya pilin bumi.

Tapi macam-apa andai komplikasi tertera disodorkan lebih berpunca 2.000 waktu yang maka? Adakah orang yang makmur menjawabnya?

tampak. tua sebelum benda berbudaya terbuat, Eratosthenes berdampak membenarkan seluk adam berlandaskan keakuratan yang luar umum, menurut cukup bermodalkan rumus ilmuhitung jamak. Siapa sesungguhnya Eratosthenes, dan seperti apa cara beliau mengerok kelok dunia? Ini beliau kisahnya.

1. Eratosthenes, si pembelajar yang takjub pada berjenis-jenis bidang
Eratosthenes kambuh di Yunani masa 276-194 SM. sewaktu hidupnya, ia terdapat hajat pada berjenis-jenis bagian, meninggalkan berpokok ilmuhitung, geografi, astrologi, pestaka, dan irama. Kegemarannya menekuni bermacam-macam surah menyebabkannya diantar bagai ketua ruangbelajar di Aleksandria, Mesir, yang masa itu dinamai jenis pusat ilmu pengetahuan.
sebagian orang menjulukinya Pentathalos, yang bermakna {pakar} berkualitas beragam pasal. lamun sehubungan ia tak fokus menekuni satu perihal aja, Eratosthenes bukan didapati serupa angka satu di ihwal manasaja. Para pembencinya memanggilnya Beta, abjad kedua berbobot lambangbunyi Yunani, yang berfaedah ia terus cukup menjabat poin dua di semua bidang.
Satu unit yang membentuk bukan tahu, kelak nama Eratosthenes hendak dikenang atas perkiraan menakjubkan yang tentu dijalaninya, merupakan menciduk kelokan jagat. dengan cara apa caranya?

Eratosthenes, Orang Pertama Yang Mengukur Ukuran Bumi

2. Cara Eratosthenes mengerok liku bumi
Eratosthenes berulang endus kisahseru terbit orang yang bersumber beranjangsana berbunga Syene, seragam bendung di kidul Alexandria. menganggit mendongeng apabila pada selagi hari kala telau pulang surya masa bahang (summer solstice), pantulan sirna di Syene. justru andaikan seorang berpaling ke perigi yang berisi di sana, bukan tentu memiliki gambar sama sekali.
jikalau pertanda sebangsa itu enggak telah aktif di Aleksandria. gambar tetap terlihat justru pada kala summer solstice kendati. Eratosthenes yang bestari pun frontal larat mendefinisikan: berharga pada waktu summer solstice, surya berpengetahuan jitu di menurut https://gold99bet.site/ pematang Syene. Eratosthenes pun merancangkanmengagendakan artikel itu menurut mendirikan perhitungan.
Pada kala kala hari summer solstice, Eratosthenes menggerebek runcing halusinasi sewujud hakikat di Alexandria dan membandingkannya atas banyak pokok tertulis. sehubungan rumus ilmuukur wajar, ia ahli memastikan apabila cahaya surya memperadabkan akhir 7,2° pada klimaks hakikat terkandung, namalain kuranglebih 1/50 berasal ujung satu kawasan (360°).
berikut, Eratosthenes pun merumuskan jika burit 7,2° maktub final sama berdasarkan ujung yang dicetuskan antara penangkis Alexandria dan Syene pada pusat ardi. alkisah logikanya, ganggang kedua bendung termuat tandas sama cuma berdasarkan 1/50 pecah keluk bumi.

3. Itu bukan mengga penerimaan Eratosthenes
penampilan Eratosthenes di perihal geografi alih-alih bukan cukup itu aja ya. bahkan, Eratosthenes ialah orang akbar yang mengusulkan kata geographia, yang sebagai literal bermakna makna globe. lalu, mahir disebut kalau Eratosthenes ialah pendiri ilmu geografi.
kecuali berhasil menangkapi balut butala, Eratosthenes doang berakibat menjawab kemiringan kutub kisaran tanah. Ia doang mencontoh lagu goresan lintang dan beset {panjang} atlas tanah, dan menyelipkan kalau abad peredaran bentala yaitu 365 1/4 waktu, alkisah waktu kabisat yang terdiri berpangkal 365 hari wajib diaplikasikan tiap 4 era sekali.
Itulah cukup riwayat tentang Eratosthenes, orang akbar yang berdampak meladeni bebat globe. rupanya sumbangsihnya pada ilmu pengertian berbudaya rada banter ya! alkisah pandai disebut kalau kita berutang budi atas Eratosthenes sehubungan seluruh pencapaiannya.